Jaringan seluler Bangladesh meminta waktu dua tahun lagi untuk menerapkan Portabilitas Nomor Seluler di negara tersebut.
Bulan lalu, regulator telekomunikasi, yaitu BTRC, menguraikan rencana untuk memperkenalkan MNP, dengan peluncuran yang diharapkan pada akhir tahun ini.
Namun, dalam surat kepada regulator, Asosiasi Operator Telekomunikasi Seluler Bangladesh (Amtob) menyatakan bahwa jaringan seluler pertama-tama perlu menggelar jaringan 3G mereka, dan bahwa biaya penambahan MNP akan membutuhkan investasi besar.
Sekretaris Jenderal Amtob TIM Nurul Kabir pada hari Senin mengatakan kepada Dhaka Tribune: “Kami telah mengirim surat kepada regulator, menjelaskan posisi kami tentang jangka waktu dan kini menunggu mereka mengadakan pertemuan.”
Ia menambahkan bahwa riset mereka belum menemukan satu negara pun yang telah menerapkan MNP dalam waktu kurang dari dua tahun.
"Banyak masalah keuangan, komersial, dan teknis yang terkait dengan hal ini. Jadi, kami perlu berpikir lebih lanjut sebelum mengambil keputusan akhir." tambahnya.
Sumber di sini.